Thursday, 2 October 2014

Aritmetika Sosial: Untung dan Rugi

Silahkan Baca Juga ×

Konsep aritmetika sosial sangat berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari. Tentu kita pernah melihat kegiatan jual beli di pasar maupun di supermarket dan toko-toko di dekat rumah kita, baahkan kita secara langsung juga pernah terlibat dalam kegiatan jual beli tersebut, misalnya dengan membeli barang di minimarket.

Untung dan Rugi.
Apakah kamu tau dengan yang dinamakan harga beli dan harga jual?  sebelum kita membahas pengertian untung dan rugi kita harus mengetahui terlebih dahulu apa itu harga beli dan harga jual.
Harga beli adalah harga barang dari produsen, distributor,pabrik pembuatnya atau tempat-tempat grosir lainnya. Harga beli sering disebut juga dengan modal. Modal adalah harga beli ditambah ongkos atau biaya-biaya lainnya.

Harga jual adalah harga yang ditetapkan oleh penjual kepada pembeli.
Didalam proses jual beli atau bisa disebut dengan perdagangan, seorang penjual/ pedagang akan mengalamai dua kemungkinan yakni untung atau rugi.

1.Pengertian Untung (Laba)
     Seorang penjual dikatakan untung jika harga penjualan lebih besar dibanding dengan harga pembelian.
Misal, Arina Manasikan membeli sebuah rumah dengan harga Rp.40.000.000,- kemudian rumha tersebut dijual kembali dengan harga Rp.50.000.000,-. Dari prosise jual beli tersebut ternyata harga penjualan lebih besar jika dibanding dengan hrga pembelian rumah tersebut. Artunya Arina Manasikana mendapatkan untung.
Berapakah besar keuntungan yang diperoleh Arina Manasikana?
Mari kita hitung bersama.
Kita misalkan, harga penjualan = Hj, dan harga pembelian = Hb, maka:
Selisihnya, Hj-Hb = Rp.50.000.000 - Rp. 40.000.000
= Rp. 10.000.000
Jadi besarnya keuntungan yang diperoleh Arina Manasikana sebesar Rp. 10.000.000,-
Dari contoh diatas, maka dapat kita simpulkan,
Untung = harga jual - harga beli

2.Pengertian Rugi
     Rugi merupakan kebalikan dari untung (laba), jadi seorang penjual dikatakan rugi jika hraga jual lebih kecil dari harga beli.
Ari membeli subuah televisi dengan harga Rp. 1.500.000,-. selang beberapa bulan televis tesebut mengalmai kerusakan, dan Ari harus memperbaikinya dan menghabiskan biaya Rp.50.000,-. Kemudian Ari menjual TV tersebut kepada Arina Manasikana seharga Rp.1.400.000,-. Menurut kalian apakah Ari mendapatkan untung atau rugi?
Mari kita hitung,
Sebelumnya kita harus menghitung dahulu berapa harga pembelian televisi tersebut.
Harga pembelian (modal) = Rp.1.500.000,-(harga beli) + Rp.50.000,- (harga perbaikan)
= Rp.1.550.000,-
Harga penjualan = Rp.1.400.000,-
Jika kita lihat ternyata harga jual lebih rendah dibanding harga pembelian
Selisih harga pembelian  dengan harga penjualan = Rp.1.550.000 - Rp.1.400.000
= Rp. 150.000,-

Jadi kerugian yang diderita Ari sebesar Rp.150.000

Kesimpulannya, penjual dikatakan rugi jika harga penjualan lebih rendah dibanding harga pembelian.
dapat dirumuskan:
     Rugi = Harga beli - Harga jual

3.Harga Pembelian dan Harga Penjualan
Dari pembahasan pertama di atas, besarnya keuntungan dapat dirumuskan:
Untung = harga jula - harga beli
Maka dapat diturunkan dua rumus, yakni:

Pertama,
     Harga jual = harga beli + untung

Kedua,
     Harga beli = harga jual - untung

Sedangkan besarnya kerugian dirumuskan dengan:
     Rugi = harga beli - harga jual
Sehingga dapat diturunkan dua rumus pula.

Pertama,
     Harga beli = harga jual - rugi

Kedua,
     Harga jual = harga beli - rugi

Untuk latihan, mari kita selesaikan soal  berikut:
Seseorang pedagang membeli 3 buah mobil dengan harga Rp.350,000,000,00 kemudian setelah dijual ke pengecer pedagang tersebut mendapatkan untung sebesar Rp.25,000,000,00. Berapakah harga penjualan dari setiap mobil tersebut?

(Dalam mengerjakan soal tersebut kita harus benar-benar memahami alur ceritanya, ingat salah satu kesulitan dalam memcahkan soal-soal matematika adalah soal-saol yang disajikan dalam bentuk cerita)


Please do not copy content from this page, this content is protected by:

Protected by Copyscape


EmoticonEmoticon

:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:o
:>)
(o)
:p
:-?
(p)
:-s
8-)
:-t
:-b
b-(
(y)
x-)
(h)